Selasa, 18 Desember 2012

Penjemuran Kopi





A. Penjemuran Gabah Kopi Yang Baik.


Penjemuran Kopi gabah di tingkat petani sering kita lihat, petani sering melakukan penjemuran gabah di atas tanah, kopi sangat rentan dengan bau-bauan dan terjadi kontaminasi.jika terjadi kontaminasi akn mengakibat kan perubahan warna, cita rasa dan aroma.

Pada saat penjemuran gabah maka perlu menggunakan alas atau terpal tujuanya agar tidak terjadi kontaminasi guna menjaga mutu yang baik di pasaran dunia, gabah kopi sangat mudaah lapuk atau lembab, apabila penjemuran menggunakan terpal atau alas maka tidak akan terjadi penguapan dan pelapukan, sehingga cepat kering
.
Pengeringan merupakan tahap pengolahan yang paling berpengaruh terhadap citarasa, kesalahan proses ini akan merusak mutu fisik dan citarasa seduhan akhir. Cara pengeringan ini sangat tergantung pada jenis kopi (arabika atau robusta) dan kondisi biji kopi sebelum dikeringkan.  Pengeringan dengan suhu tinggi (70 – 100oC) pada kopi gelondong menyebabkan cacat citarasa stink, tetapi tidak terjadi pada kopi pecah kulit atau kopi berklulit tanduk. Pengeringan suhu rendah sehingga terlalu lama (>21 hari) dapat menyebabkan buahlbiji kopi berjamur, sehingga akan terjadi cacat citarasa, aroama dan fermentasi. Pengeringan kopi robusta dengan cara cepat dapat dilakukan karena resiko kerusakan citarasa relatif kecil, akan tetapi pengeringan kopi arabika dengan cepat akan sangat merusak citarasa.
Tujuan pengeringan adalah menurunkan kadar air kopi dari 60 - 65 % menjadi 12 - 13 % agar mutu dan citarasa biji kopi tidak rusak selama penyimpanan. Ada tiga cara pen­geringan, yaitu penjemuran, mekanis dan kombinasi kedua.

Penjemuran merupakan cara pengeringan buah kopi yang relatif aman dad resiko kerusakan mutu dan citarasa biji kopi. Hasil terbaik akan diperoleh jika sinar matahari cukup. Metode ini umumnya diterapkan oleh petani. Penjemuran dilakukan dengan penghamparan buah kopi pada lantai jemur, anyaman bambu, plastik atau permukaan tanah yang dipadatkan. Perkebunan besar masih menggunakan penjemuran karena pertimbangan ekonomi dan mutu hasil. Fasilitas penjemuran di perkebunan besar relatif lebih maju dan baik.
Secara teknis cara penjemuran masih layak untuk dipraktekkan apabila :
Sinar matahari pada permukaan lantai jemur dapat dimanfaatkan dengan maksimum
Lantai jemur dibuat dari bahan yang bersifat menyerap panas.
Penyerapan ulang air dari permukaan lantai jemur dan udara lingkungan dapat dihindari.
Tebal tumpukan buah kopi di lantai jemur harus optimum.
Ukuran dan kematangan buah kopi seragam.
Penggunaan tenaga kerja harus efisien.
Salam urang Gayo.................................????